Posts by mantubedjat:
SERIOUSLY..???
Beberapa hari lalu, diberlakukan (lagi) pelarangan penggunaan jalan raya. perasaan baru beberapa hari sebelumnya saya ngelindur bikin tulisan (berkicau) tentang ini. kira-kira semacam berikut chirpstory-nya :
Coba ah, ngomongin yang serius.
Tenang, kita ga usah ikut ngomongin soal bbm, atau politik, atau korupsi.
Tapi ga yang alay-alay bingit juga sih.
Bulan ini mulai diberlakukan ujicoba larangan motor melintas di jalan thamrin.
Apa imbasnya? Benarkah macet berkurang?
Saya bukan pengguna rutin jalan thamrin. Tapi menggunakan asumsi, bila larangan ini diterapkan di jalan yg normalnya saya pakai.
Bakal ikut kena getahnya.
Tapi tidak sementara ini.
Ok, balik ke jalan thamrin.
Biar agak intelek, kita pake kalkulasi ilmiah. Tapi kita gunakan juga penerawangan kejawen, budaya indonesia.
Bisa dibilang, pengguna jalan thamrin sekitar 70% dr pemilik kendaraan bermotor di jakarta. 80% nya adalah pengguna rutin.
Sebelumnya, kita flashback, ke waktu dmn ada aturan 3 in 1 utk mobil. Yg ternyata g berjalan. Krn apa? Adanya joki 3 in 1.
Horang kayah, bayar aja, asal masih bisa lewat. Mmg belum ada klausul penertiban jokinya juga. Tp itu biar yg disana yg ngurus.
Dari premis ini, artinya sebenernya tetep aja hanya satu orang yg lewat jalan 3 in 1 tsb.
Dilihat dr ukuran, satu mobil lebih dr 2 motor. Katakanlah sama-sama sendiri, motor mengangkut 2, mobil hanya 1.
Jika dikalkulasikan, brati banyaknya motor makin banyak membawa orang drpd mobil.
Bahkan jalan dua lajurpun bisa dipake 2 mobil 1 motor.
Melanjutkan premis td, artinya bisa dipake 5 motor.
Kembali ke pertanyaan awal, apakah benar motor itu penyebab macet?
Katakanlah yg 70% itu kebagi mobil dan motor sama, masing2 35, brati pengguna motor ada 70 dan mobil 35. Premis 1.
Digabung dengan premis 2, dalam 2 lajur, bisa nyelipin motor.
Artinya motor dipake 105, mobil 35.
Apa yg bikin macet?
Asumsi mobil semua berisi penuh 4 orang dan motor diisi 2 orang.
Penggunaaanya menjadi :
Motor 2×105=210 orang
Mobil 4×35=140 orang
Abaikan dulu busway, yg sudah jelas pengurang kemacetan apabila dimanfaatkan kedua pengguna kendaraan bermotor tsb.
Mana yg bikin macet?
Gmn klo pake aturan baru yg adil, okelah, orang kaya itu mampu bayar joki 3 in 1. Misal aturan pengguna motor boleh menggunakan jalan tsb…
…tapi bayar. Katakan 10rb perhari. Mungkin metode karcis bisa expired tiap jam 12 malam, misalnya.
Eh, itu bisa jadi pendapatan negara lho. Daerah minimal, retribusi. Semacam TOLnya sepeda motorlah.
Tanpa ada busway dan MRT, jika semua pengguna jalan tsb memakai motor, berarti akan mengangkut lebih banyak manusia drpd mobil.
Mana yg bikin macet?
Pengguna motor sering kali disepelekan, parkir motor di gedung2 mewah lebih susah. Well, g sesusah nyari musholla sih.
#Ini koq malah curcol.
Kesimpulannya?
Buat para petinggi, berlakulah adil. Pengguna motor juga pembayar pajak sesuai tarif yg ditetapkan.
Mereka bahkan banyak yg ikhlas pake pertamax jauh sebelum subsidi dicabut dibandingkan pengguna mobil. Betul?
Lebih menguntungkan mana utk negara klo gini?
Ataukah karena pejabat naik mobil, maka dianggap yg bikin macet selain mobil?
Klo memang TJ dan MRT itu solusi kemacetan, coba deh bikin aturan utk semua pejabat wajib pake.
Takut telat krn antri?
Kalian kan punya kuasa, buatlah supaya TJ dan MRT lebih banyak, mencukupi utk semua.
Takut keringetan?
Bikinlah TJ atau MRT yg senyaman mungkin. BerAC, hanya bawa penumpang secukupnya, armada diperbanyak.
Korupsi bukan hanya soal uang. Kekuasaan? Jalan beraspal sekalipun? Gedung mewah?
#Ups, sudah mulai nyrempet bahaya nih. Ok stop.
Cb cermati saja, tak perlu komentar, renungkan.
Kembalikan ke statement awal, apakah kita benar2 MAU mengurangi kemacetan?
Udah ah. Bobo dulu.
Ini ga jelas nulisnya sadar atau nggak.
Makin banyak jalan khusus orang kaya.
Well, seriously??
*lirik petinggi dejakarta
*lirik om kamil
Buku
konon, ada sebuah bercerita cerita sederhana agar hidup tak mengenal perkara dimana, segala hal bisa diselesaikan dengan satu pelukan dimana, perang hanyalah saling menyerang kecupan dimana, setiap cerita berbuah setangkai bunga realita, juga punya kisahnya benang yang tak memiliki ujung maupun pangkalnya bahwa, janji, adalah bunga yang nista bahwa, kata, adalah harum yang […]
Koneksi Internet, what should we choose?
Well, buat yang berada atau tinggal berdomisili di jakarta mungkin sudah mulai menikmati kecanggihan teknologi akses internet terbaru generasi ke empat (4G) atau yang biasa disebut LTE (Long Term Evolution). Buat daerah lain, mungkin saat ini baru bisa berharap provider nasional lainnya akan segera beralih ke jalur yang sama. Nah dengan beragamnya provider yang menyediakan […]
Hal Terbaik Yang Dialami Orang Tua
Saat kita menjadi orangtua, minggu dan bulan berlalu, siang dan malam silih berganti. Dan waktu terasa abadi saat kita menikmati bagian terbaik sebagai orangtua. Keberhasilan yang sedikit rasanya seperti sudah mencapai puncak gunung tertinggi, dan apabila cita-cita sudah berhasil dicapai, hati kita pun serasa meledak dalam kegembiraan. Ya, peran sebagai orangtua adalah sebuah perjuangan yang […]
Maintain Your PC
Tidak semua orang konsen dengan Hard Disk Drive (HDD) dalam hal perawatan untuk kecepatan Personal Computer (PC). Padahal semua data justru tersimpan di sini. Umumnya orang lebih terpaku pada perangkat lain apabila kecepatan PC menurun, misalnya prosessor atau berpikir untuk menambah RAM. Hanya segelintir yang juga berfikir akan kebersihan PC. Kenapa? Karena PC yang kotor […]
Sugeng rawuh
Selamat datang… gw g tau mo nulis apa di sini. cuman kata si WP, gw diminta ngedit atau ngapus tulisan ini. demi kenyamanan bersama, aku milih mengubah tulisan ini menjadi tulisan panjang tidak bermakna. Tulisan aslinya, “selamat datang, ini post pertamamu, silakan ubah atau hapus atau cuekin aja. lalu mulailah mengoceh seperti burung” – atau […]