0

SERIOUSLY..???

Posted by mantubedjat on January 11, 2015 in Uncategorized |

Beberapa hari lalu, diberlakukan (lagi) pelarangan penggunaan jalan raya. perasaan baru beberapa hari sebelumnya saya ngelindur bikin tulisan (berkicau) tentang ini. kira-kira semacam berikut chirpstory-nya :

Coba ah, ngomongin yang serius.
Tenang, kita ga usah ikut ngomongin soal bbm, atau politik, atau korupsi.
Tapi ga yang alay-alay bingit juga sih.
Bulan ini mulai diberlakukan ujicoba larangan motor melintas di jalan thamrin.
Apa imbasnya? Benarkah macet berkurang?
Saya bukan pengguna rutin jalan thamrin. Tapi menggunakan asumsi, bila larangan ini diterapkan di jalan yg normalnya saya pakai.
Bakal ikut kena getahnya.
Tapi tidak sementara ini.
Ok, balik ke jalan thamrin.
Biar agak intelek, kita pake kalkulasi ilmiah. Tapi kita gunakan juga penerawangan kejawen, budaya indonesia.
Bisa dibilang, pengguna jalan thamrin sekitar 70% dr pemilik kendaraan bermotor di jakarta. 80% nya adalah pengguna rutin.
Sebelumnya, kita flashback, ke waktu dmn ada aturan 3 in 1 utk mobil. Yg ternyata g berjalan. Krn apa? Adanya joki 3 in 1.
Horang kayah, bayar aja, asal masih bisa lewat. Mmg belum ada klausul penertiban jokinya juga. Tp itu biar yg disana yg ngurus.
Dari premis ini, artinya sebenernya tetep aja hanya satu orang yg lewat jalan 3 in 1 tsb.
Dilihat dr ukuran, satu mobil lebih dr 2 motor. Katakanlah sama-sama sendiri, motor mengangkut 2, mobil hanya 1.
Jika dikalkulasikan, brati banyaknya motor makin banyak membawa orang drpd mobil.
Bahkan jalan dua lajurpun bisa dipake 2 mobil 1 motor.
Melanjutkan premis td, artinya bisa dipake 5 motor.
Kembali ke pertanyaan awal, apakah benar motor itu penyebab macet?
Katakanlah yg 70% itu kebagi mobil dan motor sama, masing2 35, brati pengguna motor ada 70 dan mobil 35. Premis 1.
Digabung dengan premis 2, dalam 2 lajur, bisa nyelipin motor.
Artinya motor dipake 105, mobil 35.
Apa yg bikin macet?
Asumsi mobil semua berisi penuh 4 orang dan motor diisi 2 orang.
Penggunaaanya menjadi :
Motor 2×105=210 orang
Mobil 4×35=140 orang
Abaikan dulu busway, yg sudah jelas pengurang kemacetan apabila dimanfaatkan kedua pengguna kendaraan bermotor tsb.
Mana yg bikin macet?
Gmn klo pake aturan baru yg adil, okelah, orang kaya itu mampu bayar joki 3 in 1. Misal aturan pengguna motor boleh menggunakan jalan tsb…
…tapi bayar. Katakan 10rb perhari. Mungkin metode karcis bisa expired tiap jam 12 malam, misalnya.
Eh, itu bisa jadi pendapatan negara lho. Daerah minimal, retribusi. Semacam TOLnya sepeda motorlah.
Tanpa ada busway dan MRT, jika semua pengguna jalan tsb memakai motor, berarti akan mengangkut lebih banyak manusia drpd mobil.
Mana yg bikin macet?
Pengguna motor sering kali disepelekan, parkir motor di gedung2 mewah lebih susah. Well, g sesusah nyari musholla sih.
#Ini koq malah curcol.
Kesimpulannya?
Buat para petinggi, berlakulah adil. Pengguna motor juga pembayar pajak sesuai tarif yg ditetapkan.
Mereka bahkan banyak yg ikhlas pake pertamax jauh sebelum subsidi dicabut dibandingkan pengguna mobil. Betul?
Lebih menguntungkan mana utk negara klo gini?
Ataukah karena pejabat naik mobil, maka dianggap yg bikin macet selain mobil?
Klo memang TJ dan MRT itu solusi kemacetan, coba deh bikin aturan utk semua pejabat wajib pake.
Takut telat krn antri?
Kalian kan punya kuasa, buatlah supaya TJ dan MRT lebih banyak, mencukupi utk semua.
Takut keringetan?
Bikinlah TJ atau MRT yg senyaman mungkin. BerAC, hanya bawa penumpang secukupnya, armada diperbanyak.
Korupsi bukan hanya soal uang. Kekuasaan? Jalan beraspal sekalipun? Gedung mewah?
#Ups, sudah mulai nyrempet bahaya nih. Ok stop.
Cb cermati saja, tak perlu komentar, renungkan.
Kembalikan ke statement awal, apakah kita benar2 MAU mengurangi kemacetan?
Udah ah. Bobo dulu.
Ini ga jelas nulisnya sadar atau nggak.
Makin banyak jalan khusus orang kaya.

Well, seriously??

*lirik petinggi dejakarta

*lirik om kamil

Tags: , ,

0

Buku

Posted by mantubedjat on April 29, 2014 in Sastra |
Apologizing

forgiveness

 

konon, ada sebuah bercerita
cerita sederhana
agar hidup tak mengenal perkara
dimana,
segala hal bisa diselesaikan dengan satu pelukan
dimana,
perang hanyalah saling menyerang kecupan
dimana,
setiap cerita berbuah setangkai bunga

 

realita, juga punya kisahnya
benang yang tak memiliki ujung maupun pangkalnya
bahwa,
janji, adalah bunga yang nista
bahwa,
kata, adalah harum yang membawa bencana
bahwa,
rencana, adalah asa yang belum terpelihara

tapi kita, juga punya legenda
sederhana
namun tak terduga
sehingga,
prahara selalu ada hingga kita belajar darinya
sehingga,
langkah tak mudah hingga kita mendaki dan menyelaminya
sehingga,
semua penuh warna hingga kita selesai melukisnya

Tags: , ,

0

Koneksi Internet, what should we choose?

Posted by mantubedjat on February 14, 2014 in Koneksi |

Well, buat yang berada atau tinggal berdomisili di jakarta mungkin sudah mulai menikmati kecanggihan teknologi akses internet terbaru generasi ke empat (4G) atau yang biasa disebut LTE (Long Term Evolution). Buat daerah lain, mungkin saat ini baru bisa berharap provider nasional lainnya akan segera beralih ke jalur yang sama.

Nah dengan beragamnya provider yang menyediakan berbagai layanan data, konsumen jadi makin disibukkan untuk memilih mana yang disukai. Mumpung senggang, coba kita teliti sejenak poin penting sebelum kita menentukan pilihan.

  • coverage

ini penting. jangan terburu-buru memilih jika di daerah anda belum tercover secara penuh, kecuali anda rela berinternet ria di atas atap rumah demi sinyal yang lebih baik.

  • pengguna

ingat, di tiap daerah provider pasti menetapkan maksimum bandwith. jika anda berada di area pemukiman yang mayoritas penduduknya setia mengakses dunia maya, well, jangan terlalu berharap banyak untuk mendapatkan kecepatan yang baik pada jam di luar jam kerja.

  • lokasi

untuk pengguna layanan nirkabel, ini juga penting. dimana anda akan menggunakan layanan? apakah di dalam ruangan tertutup di dalam rumah? ataukah untuk kepentingan mobile? seberapa jauh lokasi anda dari BTS provider tersebut dan sebanyak apa halangannya? hal ini perlu untuk anda jadikan pertimbangan tentunya.

  • type lalulintas data

jika anda menginginkan stabilitas koneksi, penggunaan kabel adalah pilihan utama. namun jika anda pengguna dengan mobilitas tinggi, layanan nirkabel lah solusinya. anda pertimbangkan saja. sekarang, banyak tempat umum yang menyediakan free wifi, artinya ini juga bisa mengurangi kebutuhan anda untuk berlangganan sendiri. bagaimana kebutuhan anda di rumah? bergantung pada intensitas anda bepergian.

  • perangkat

walaupun provider anda berkomitmen untuk memberikan layanan yang cepat, namun perangkat yang anda gunakan tidak mendukung, sama saja. sebaliknya, jika anda menggunakan modem tercepat sekalipun tapi provider di daerah anda tidak mampu mengimbangi pun hasilnya minim. kecepatan yang anda dapat adalah yang terkecil dari variabel yang anda punya.

kira-kira yang di atas bisa kita pertimbangkan sebelum menentukan pilihan. saya sendiri pun mengalami dilema. di rumah, akses LTE sangat minim, sementara di luar rumah, berat jika hanya bergantung pada akses 3G maupun revB sekalipun. seringkali saya harus memanfaatkan layanan internet publik yang tersedia bebas. mau gimana lagi, baru seperti itu yang tersedia. jangan terlalu percaya dengan iklan, bahkan komentar teman sekalipun. ingat, iklan hanya mengatakan ‘up to’, artinya sampai dengan; jika anda bisa mencapai kecepatan maksimal yang mereka sediakan, anggap saja anda sedang beruntung, jika tidak, well, they don’t lie, do they? si A bilang ini bagus, si B bilang itu yang bagus, yaa jika anda selokasi dengan salah satu dari mereka, ikuti saja sarannya, atau buktikan dulu. jika tidak, yaa perhatikan poin-poin di atas. pertimbangkan dulu. akses internet sekarang memang sudah tergolong murah dibanding dulu, namun tentunya anda tidak mau mengeluarkan uang yang nantinya tidak bisa digunakan bukan?

So, the choise is up to you…

Tags: ,

0

Hal Terbaik Yang Dialami Orang Tua

Posted by mantubedjat on August 22, 2013 in Uncategorized |

Saat kita menjadi orangtua, minggu dan bulan berlalu, siang dan malam silih berganti. Dan waktu terasa abadi saat kita menikmati bagian terbaik sebagai orangtua. Keberhasilan yang sedikit rasanya seperti sudah mencapai puncak gunung tertinggi, dan apabila cita-cita sudah berhasil dicapai, hati kita pun serasa meledak dalam kegembiraan. Ya, peran sebagai orangtua adalah sebuah perjuangan yang unik, dan hanya sedikit hal dalam kehidupan yang sebanding dengan kebahagiaan itu, seperti yang akan dipaparkan berikut ini.

Saat kelahiran bayi

Barangkali istilah “kesenangan” adalah kurang pas untuk menggambarkan saat-saat kelahiran bayi; bagi banyak pasangan persalinan dan kelahiran adalah hal yang menakutkan, namun setiap pasangan akan tetap bertahan menghadapinya. Dan ketika hal tersebut berhasil dilalui walaupun dengan begitu sulit, akhirnya pengalaman indah itu telah menganugerahkan sebuah penghargaan akan kehidupan. Itu adalah benar-benar sebuah keajaiban. Betapapun, tubuh seorang ibu telah menunaikan tugasnya lebih baik daripada yang dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan manapun: merencanakan dan kemudian meluncurkan produk baru hanya dalam waktu sembilan bulan. Tanpa harus ada rancangan anggaran, presentasi atau pun rencana pemasaran.

Saat pertama keluar rumah

Sebelum bayi dibawa jalan-jalan ke luar rumah biasanya dia diselimuti rapat-rapat, ditutupi kepalanya dengan topi, dimasukkan ke dalam keranjang, dan kemudian dimasukkan ke dalam kereta bayi. Dengan penuh perasaan kuatir kita sering kali bolak-balik menengok keadaan bayi kita sebelum kita mengajaknya berjalan-jalan. Kereta bayi kemudian didorong secara perlahan ke seputar komplek dan hanya dalam udara yang hangat. Dan ketika kemudian sudah tiba di rumah kembali, kita bersyukur bahwa kita dan bayi kita sudah pulang dalam keadaan selamat. Hal ini barangkali seperti sebuah keberhasilan yang tidak berarti, tetapi dengan pengalaman ini kepercayaan diri kita seperti bertambah. Maka sejak saat itu banyak hal menjadi mungkin untuk dilakukan bersama bayi kita.

Latihan kecil

Ya! Adalah hal yang mengagumkan bagaimana bergairahnya kita ketika berhasil mengikat tali popok bayi kita. Kita barangkali kuatir kalau-kalau bayi kita akan terlepas dari diapers yang dikenakannya pada saat kita tertidur. Tiada hal yang lebih membahagiakan selain melihat kemajuan yang berhasil dicapai bayi kita yang berumur 3 tahun ketika ia berhasil duduk di toilet pada saat buang air. Sepertinya akan ada banyak uang yang bisa dihemat untuk membeli diapers. Jumlahnya mungkin bisa untuk mengongkosinya mendaftar ke perguruan tinggi bila nanti sudah besar.

Makan Bersama Keluarga

Sebagai orangtua, kita belajar kembali bagaimana caranya memasak makanan yang sehat, alih-alih memesan makanan dari luar. Bahkan akan menjadi lebih baik apabila kita berbicara dengan keluarga kita pada saat makan. Kita akan saling berbagi informasi mengenai sekolah anak kita dan apa-apa yang sudah dipelajarinya. Kita akan mendengarkan bagaimana pandangnya tentang hal-hal yang sedang terjadi. Mungkin kita akan tertawa bersama pasangan kita. Memang tidak semua makanan yang dimakan akan terasa begitu memuaskan, namun menyediakan waktu untuk berbagi pada saat makan dengan keluarga itulah yang penting. Pada suatu saat nanti kita akan menuai manfaatnya.

Waktu untuk bermain

Pada saat bermain dengan anak orang tua diibaratkan seperti berada di mesin waktu. Kita berpindah dari suatu permainan ke permainan yang lain, bermain boneka-boneka, bermain petak umpet dan bermain dengan binatang kesayangan. Bermain dengan anak kita akan membangkitkan ingatan kita kembali akan masa kecil, perasaan yang sudah lama terlupakan. Setiap kali bermain membuat bangunan dengan Lego, berdandan seperti seorang puteri, atau permainan lainnya, kita akan menemukan kembali sebuah pemikiran kreatif, yang di dunia orang dewasa mungkin sangat jarang ditemukan. Biasanya akan terasa sulit bermain bersama anak kita setelah habis jam kantor – tanpa harus berpikir mengenai tenggat waktu pekerjaan yang dibebankan kantor kepada kita – tetapi sekali saja kita berhasil membebaskan pikiran kita, maka kita akan dapat menikmati saat-saat bersama anak kita dan serasa ingin selamanya.

Pelukan dan ciuman

Barang kali berupa ciuman sekilas yang diam-diam diberikan di pipi pada saat anak kita tidur. Atau pelukan yang hangat sebelum berangkat ke kantor yang kemudian dibalas oleh anak kita dengan pelukan dan ciuman khas anak-anaknya. Balasan itu seakan membangkitkan daya hidup kita, seperti campuran kopi dengan gula yang diminum di pagi hari. Pengungkapan rasa kasih sayang mungkin akan semakin berkurang seiring makin dewasanya anak-anak kita.

Anak adalah cerminan kita

Anak kita mungkin mempunyai selera humor yang diwarisinya dari kita, sehingga ia bisa menghibur pasangan kita yang sedang sedih. Sungguh bagus karena anak kita tidak mewarisi kelemahan kita yang tidak bisa memperbaiki perbedaan yang ada yang akan mengkibatkan keretakan hubungan. Pengamatan kita akan ciri-ciri fisik dan kepribadian yang menjelma secara alami pada anak-anak kita – dan yang selebihnya, syukurlah, tidak mewujud – adalah salah satu bagian yang paling memuaskan dari pengawasan tumbuh kembang anak-anak kita.

Menemukan Hobi Baru

Anak-anak memperkenalkan kepada kita hal-hal yang tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa akan begitu menyenangkan. Sebelum mempunyai anak, misalnya kita sama sekali tidak mengenal mainan peralatan konstruksi. Sekarang kita bisa mengenali sebuah mesin berat dari jarak jauh sambil kita berkendara dalam kecepatan tinggi – dan kita merasa sangat bergairah akan hal itu. Kalau kita sebenarnya tidak begitu menyukai olah raga, kita bisa kaget bahwa ternyata anak kita bisa menjadi anggota tim basket. Seandainya pendengaran musikal kita jelek, mungkin saja anak kita bisa menjadi pemain utama di sekolah musik. Yang pasti anak-anak kita telah memperluas dunia kita, membuatnya menjadi tempat yang menyenangkan.

Membangkitkan kenangan akan cinta dan patah hati yang pertama.

Ketika anak-anak kita jatuh cinta terhadap lawan jenis untuk pertama kalinya, kita akan dibikin pusing oleh gejolak perasaan anak remaja ingusan, apalagi bila mereka mengalami ciuman pertama yang membara – dan hal-hal pertama lainnya. Tapi kemudian, ketika kita menyaksikan anak kita menunggu panggilan telepon dari pacarnya pada kencan berikutnya, dan ternyata pacarnya yang ditunggu tidak datang. Hati kita terasa sedih karena ikut merasakan kekecewaannya, tetapi kita bersyukur karena tidak harus merasakan sakit hati remaja seperti itu. Cinta pertama adalah kenangan terindah yang harus dialami sendiri.

Hari Wisuda

Apakah kelulusan di jenjang taman kanak kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, perguruan tinggi, atau yang lainnya, hari itu anak kita secara formal menjalani dari satu jenjang ke jenjang pendidikan berikutnya. Walaupun hal tersebut sangat mendebarkan, namun cukup melegakan seperti berlalunya sebuah beban kecil. Kekuatiran kita yang mendalam akan kemampuan anak kita telah digantikan oleh kegembiraan yang meluap-luap akan masa depan mereka. Dan juga kebanggaan akan kerja keras kita dengan pasangan yang telah berhasil menanamkan pendidikan kepada mereka mulai dari mengenal abjad sampai dengan mereka lulus sarjana.

Menemukan kembali pasangan kita

Kita mengira telah mengetahui hal lain tentang dirinya, tetapi keberadaan anak telah memberikan sebuah peran kepada pasangan kita yaitu sebagai tokoh baru – bukan sekedar pasangan hidup, seorang kekasih, atau seorang teman, tapi sebagai ibu atau ayah. Kita akan tersenyum melihat pasangan kita bergumul dengan anaknya, mengajarinya berkendara, atau menjelaskan kepadanya mengapa tidak boleh menyakiti binatang. Melihat pasangan kita menjadi seorang ayah atau ibu – kadang terlihat penyabar, kadang bodoh, kadang lembut, kadang melawan – membuat kita bertambah mencitainya.

Oleh : Jill Jasper, seorang penulis yang tinggal di Seattle, USA

NB : ini mungkin ahanya sekelumit kebahagian yang dialami saat kita memperoleh jabatan sebagai orang tua. jabatan yang diberikan oleh-NYA,bukan karena pendidikan kita maupun kinerja kita,bukan pula jabatan yang diperebutkan banyak orang. masih banyak lagi kebahagian lain yang kita semua rasakan,misalnya kata pertama si kecil ternyata panggilan sayang kepada kita…(dijamin dah,biar abis disemprot boss,bakal ilang dah semua…). yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan jabatan yang diberikan kepada kita ini. INGAT! DIA-lah yang memberikan jabatan ini….bukan jabatan yang kita dapat dari pemberian makhluk sesama kita….

NB lagi : udah pernah post di FB, iseng aja copas biar keliatan ada isinya.

Tags:

0

Maintain Your PC

Posted by mantubedjat on August 17, 2013 in PC |

Tidak semua orang konsen dengan Hard Disk Drive (HDD) dalam hal perawatan untuk kecepatan Personal Computer (PC). Padahal semua data justru tersimpan di sini. Umumnya orang lebih terpaku pada perangkat lain apabila kecepatan PC menurun, misalnya prosessor atau berpikir untuk menambah RAM. Hanya segelintir yang juga berfikir akan kebersihan PC. Kenapa? Karena PC yang kotor dan berdebu, akan menghambat kinerja pendingin aktif, yakni kipas. Jika kipas menurun kinerjanya, tentunya perangkat yang didinginkan akan ikut panas. Yang akhirnya perlahan-lahan akan mengurangi kinerja. Ok, STOP.! Saya nggak akan membahas lebih lanjut tentang green computing sekarang. Kita balik fokus pada HDD.
Seperti apa sebaiknya perawatan HDD yang baik itu. Well, saya nggak bilang terbaik. Karena saya hanya akan berbagi pengalaman saja.
1. Posisi pemasangan HDD
Maksudnya? Pastiin bahwa HDD terpasang di cashing dalam posisi cukup ‘celah’ biar ndak sumuk. Selain itu, pastiin juga bahwa HDD sudah terpasang dengan kuat pada rangka PC. Kenapa? Untuk mencegah goncangan yang dirasain HDD. Misal saat anda memindah-mindahkan posisi PC. Klo anda bisa menciptakan shock breaker khusus buat HDD silakan saja. Mana tau bisa dipatenkan dan menghasilkan buat anda.
2. Defrag
Ini hal sederhana yang sering terlupakan. Jadwalkan untuk melakukan defrag secara otomatis bila perlu. Tidak ada tenggat waktu yang wajib sih, tergantung pemakaian anda. Mungkin sekitar 2-4 minggu sekali. Defrag itu ibaratnya HDD anda adaah perpustakaan, yang setiap saat ada yang butuh meminjam buku, namun seringkali saat mengembalikan tidak kembali pada tempat asalnya karena akan segera dipinjam kembali. Nah, defrag itu ibaratnya menyusun ulang buku-buku tersebut agar kembali ke habitatnya masing-masing.
3. Pasang anti virus
Nah lho, apa hubungan HDD sama anti virus. Well, setidaknya anti virus membantu mengamankan isi HDD anda. Anda tentu tidak ingin mengalami semua dokumen anda tiba-tiba terhindden, atau semua file executable game kesayangan anda tiba-tiba corrupt, atau tiba-tiba email client PC anda menjadi hyper active dan mengirim email hampir ke semua orang hidup di bumi ini. Jadi, tak ada salahnya untuk menggunakan anti virus, apalagi di era internet murah seperti sekarang. Anti virus apa saja, asal terupdate. Dan pastikan cukup satu saja. Kenapa? Karena udah malam, lain kali aja deh penjelasannya.
Sebenernya mo nglanjutin nulis pertolongan pertama buat HDD, tapi udah mau muntah aja baca tulisan sendiri yang keliatan formal gini. Lain kali pake bahasa yang nyantai aja ah, biar nggak kayak kuliah subuh.

Tags: , ,

0

Sugeng rawuh

Posted by mantubedjat on August 2, 2013 in Uncategorized |

Selamat datang…

gw g tau mo nulis apa di sini. cuman kata si WP, gw diminta ngedit atau ngapus tulisan ini. demi kenyamanan bersama, aku milih mengubah tulisan ini menjadi tulisan panjang tidak bermakna. Tulisan aslinya,  “selamat datang, ini post pertamamu, silakan ubah atau hapus atau cuekin aja. lalu mulailah mengoceh seperti burung” – atau semacam itu.

sekian

sampai jumpa

Copyright © 2013-2026 mantubedjat All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.3, from BuyNowShop.com.